JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Profil

 


Institusi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian adalah unit pelaksana teknis (UPT) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Badan Litbang Pertanian) di daerah yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian (SK Mentan) nomor 798/Kpts/OT.210/12/94 tanggal 13 Desember 1994.

 
 

Kepala BPTP Jabar

BPTP merupakan fungsi unit kerja Eselon IIIa yang secara struktural adalah salah satu unit kerja di lingkup Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP). Dalam pelaksanaan kegiatan, secara struktural Kepala Balai dibantu oleh Pejabat Esolon IV. 

BPTP Jabar sejak 2019 hingga saat ini dipimpin oleh Dr. Ir. Wiratno, M. Env. Mgt.  Beliau Lahir di Jakarta, 2 Juli 1963, menamatkan pendidikan S1 di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, S2 di The University of New Englang - Amidale, Australia, dan meraih gelar doktor dari Wageningen University, Wageningen, The Netherlands pada tahun 2008. 

Sebagai peneliti dengan Bidang Kepakaran Hama dan Penyakit Tanaman, Dr.Wiratno telah mendapatkan dua hak paten, yakni atas Invensi Komposisi Pestisida Nabati bersama Dr. M Syakir, dan paten atas BioDekomposer Agrodeco berdasarkan Pengajuan Paten No. P00201606750 tanggal 6 Oktober 2016, bersama Dra. Selly Salma M.Si, Dr. Etty Pratiwi, Dr. M. Syakir dan Titi Tentrem. Dr. Wiratno telah meraih penghargaan Satyalancana Karya Satya XX dari Presiden Republik Indonesia ke-6, Dr. Soesilo Bambang Yoedoyono.

Kontak 

Telp : (022) - 2786238
Fax : (022) - 2789846
Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
 

Sejarah

Berdirinya BPTP Jawa Barat didasarkan pada Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 798/Kpts/OT.210/12/94 tanggal 1 April 1994, BPTP Jawa Barat pada saat itu bernama BPTP Lembang yaitu merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang secara struktural berada di bawah koordinasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian-Bogor dengan wilayah kerja meliputi Provinsi Jawa Barat (termasuk wilayah Provinsi Banten saat ini ) dan DKI Jakarta. Pembentukan BPTP bertujuan untuk mempercepat alih teknologi pertanian, mendukung pembangunan pertanian dan optimalisasi pemanfaatan sumberdaya pertanian wilayah, melalui: (1) Akslerasi Adopsi Teknologi, (2) Mendekatkan Pelayanan Pengkajian kepada Masyarakat, dan (3) Menjaga kesinambungan penelitian, pengkajian, dan penyuluhan. Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 350/Kpts/OT.210/6/2001 nama BPTP Lembang kemudian diubah menjadi BPTP Jawa Barat dengan wilayah kerja hanya di Provinsi Jawa Barat. Selanjutnya berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian RI Nomor: 16/Permentan/OT.140/3/2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, BPTP Jawa Barat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dikoordinasikan oleh Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian-Bogor. Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian RI Nomor: 48/Permentan/OT.140/6/2007, BPTP Jawa Barat mempunyai satu Kebun Percobaan (KP) terletak di Cipaku, Bogor yang dikoordinir oleh seorang Kepala Kebun.

     

Profil Balai Pengkajian Teknologi Pertanian

  

    Tugas Pokok

Melaksanakan PENGKAJIAN, PERAKITAN, PENGEMBANGAN, dan DISEMINASI teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi.

Fungsi


  • Pelaksanaan penyusunan program, rencana kerja,anggaran, evaluasi, dan laporan pengkajian,perakitan, pengembangan dan diseminasi teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi;
  • Pelaksanaan inventarisasi dan identifikasi kebutuhanteknologi tepat guna spesifik lokasi;
  • Pelaksanaanpenelitian,pengkajian danperakitan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi;
  • Pelaksanaan pengembangan teknologi pertanian tepat gunaspesifik lokasi;Perakitan materi penyuluhan dan diseminasi hasil pengkajian teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi;
  • Pelaksanaan bimbingan teknis materi penyuluhan dan diseminasi hasil pengkajian teknologi pertanian spesifiklokasi;
  • Penyiapan kerja sama, informasi, dokumentasi, serta penyebarluasan dan pendayagunaan hasil pengkajian,perakitan, dan pengembangan teknologi pertanian tepatguna spesifik lokasi;
  • Pemberian pelayanan teknik pengkajian, perakitan danpengembangan teknologi tepat guna spesifik lokasi.
  • Pelaksanaan urusan kepegawaian, keuangan, rumahtangga dan perlengkapan BPTP. 
Organisasi

Unit Kerja ini berada di bawah: Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian

BPTP merupakan fungsi unit kerja Eselon IIIa yang secara struktural adalah salah satu unit kerja di lingkup Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP). Dalam pelaksanaan kegiatan, secara struktural Kepala Balai dibantu oleh Pejabat Eselon IV. 

BPTP Jabar sejak 2019 hingga saat ini dipimpin oleh Dr. Ir. Wiratno, M. Env. Mgt.  Beliau Lahir di Jakarta, 2 Juli 1963, menamatkan pendidikan S1 di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, S2 di The University of New Englang - Amidale, Australia, dan meraih gelar doktor dari Wageningen University, Wageningen, The Netherlands pada tahun 2008. 

Sebagai Peneliti dengan Bidang Kepakaran Hama dan Penyakit Tanaman, Dr. Wiratno telah mendapatkan dua hak paten, yakni  atas Invensi Komposisi Pestisida Nabati bersama Dr. M Syakir, dan paten atas BioDekomposer Agrodeco berdasarkan Pengajuan Paten No. P00201606750 tanggal 6 Oktober 2016, bersama Dra. Selly Salma M.Si, Dr. Etty Pratiwi, Dr. M. Syakir dan Titi Tentrem.

Dr. Wiratno telah meraih penghargaan Satyalancana Karya Satya XX dari Presiden Republik Indonesia ke-6, Dr. Soesilo Bambang Yoedoyono.

Dr. Ir. Wiratno, M.Env. M.gt.

Kepala Balai

Alamat Kantor


Jl. Kayuambon No.80 Lembang
Kabupaten Bandung Barat,
Jawa Barat 40391
Telp : (022) - 2786238
Fax : (022) - 2789846
Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  
Website : http://jabar.litbang.pertanian.go.id  
   
   

 

Subcategories

Subcategories