JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Bimbingan Teknis Inovasi Teknologi Pengolahan Pakan Lengkap Berbasis Hijauan

 Pada Kamis (11/10/2018), BPTP Jawa Barat menggelar acara bimbingan teknis inovasi teknologi pengolahan pakan lengkap berbasis hijauan sebagai salah satu kegiatan pada program "Pendampingan Pengembangan Kawasan Pertanian Nasional Peternakan di Jawa Barat". Bertempat di ruang pertemuan kelompoktani ternak Sukahurip, Desa Buniara, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, bimbingan teknis dihadiri oleh Kepala UPTD Peternakan Wilayah Cisalak dan Jalancagak, Kepala UPTD Pengembangan Sapi Potong Kabupaten Subang, serta peserta yang terdiri atas pengurus dan anggota kelompoktani ternak Sukahurip. Pada sambutannya, Kepala UPTD Peternakan Wilayah Cisalak dan Jalancagak, Sofyan, menyampaikan bahwa demi kemajuan usahaternak sapi potong rakyat ke arah yang lebih baik maka diperlukan sinergi dan keterpaduan antara lembaga riset baik dari Badan Litbang Pertanian maupun Perguruan Tinggi sebagai penyedia teknologi, pembinaan Petugas Daerah di lapangan, dan pengalaman peternak dalam pengelolaan usahaternak.

Bertindak sebagai narasumber pada kegiatan bimbingan teknis ini adalah Dr. Ir. Iwan Herdiawan, MP, Peneliti dari Balai Penelitian Ternak. Dr. Iwan memaparkan bahwa pakan yang diberikan pada ternak harus dapat menunjang pertumbuhan, produksi, dan reproduksi ternak. "Hijauan merupakan pakan terbaik bagi ternak ruminansia karena disamping sebagai sumber protein dan energi, juga memiliki senyawa karoteniod yang cukup tinggi dan kandungan beta karoten dalam tanaman legum dua kali lebih tinggi dibandingkan rumput-rumputan". Pemberian pakan olahan dan konsentrat akan menjadi kurang efektif karena mengandung karotenoid yang rendah karena telah melalui proses pemanasan. Senyawa beta karoten sangat berguna dalam meningkatkan kemampuan reproduksi ternak (kesuburan), produksi susu, kualitas susu, dan mencegah mastitis.

Pada kesempatan ini, Dr. Iwan juga menyampaikan sumber beta karoten dari jenis rumput-rumputan dan leguminosa, beberapa teknik pengawetan pakan yang dapat menurunkan kandungan beta karoten pada hijauan, serta teknik pembuatan pellet hijauan ( _green pellet_ ) dan konsentrat hijau ( _Green Leaf Concentrate_/GLC ) yang tetap menjaga kandungan beta karoten pada hijauan yang diawetkan.

GLC adalah campuran beberapa daun leguminosa yang dihaluskan dengan kandungan protein tinggi dan dapat meningkatkan kinerja reproduksi ternak karena kaya akan beta karoten sebagai pendukung hormon reproduksi. GLC dapat digunakan sebanyak 10% dari bahan konsentrat yang diberikan. "GLC merupakan teknologi yang mudah dan aplikabel di lapangan dengan harga yang terjangkau", pungkas Iwan. Kegiatan ini ditutup dengan praktek pembuatan GLC yang dilakukan oleh peserta dengan bimbingan dari narasumber.