JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Panen Raya Padi Di Dua Kabupaten Bukti Kerhasilan UPSUS di Provinsi Jawa Barat

Dalam rangka Panen Padi Serentak, tim UPSUS Jabar melaksanakan panen padi bersama Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kenenterian Pertanian. Panen dilaksanakan di dua kabupaten, yaitu Kab. Majalengka tepatnya di Desa Paniis, Kec. Maja dan di Kab. Sumedang Desa Bugel, Kec. Tomo.

Acara panen pertama yang dilaksanakan di Kelompok Tani Ciawi Surat Desa Paniis Kec. Maja Kab. Majalengka, dengan total luas hamparan 20 ha. Varietas yang ditanam petani sebagian besar Situ Patenggang. Varietas tersebut hasil Balitbangtan yang tahun 2013 sangat di minati di daerah tersebut. Hasil panen di lahan sawah Bapak Solihin Produktivitasnya mencapai 7,5 ton/ha.

Panen dilanjutkan ke Kabupaten Sumedang acara panen dilaksanakan di Kelompok tani Gunung Cariuk Desa Bugel Kec. Tomo Kab. Sumedang panen tersebut laksanakan dihamparan seluas 2 ha dari total 30 ha. Varietas yang ditanam adalah Mekongga. Hasil panen yang dilakukan di lahan Bapak Sunarya produktivitasnya 7,2 ton/ha. Petani juga sudah menerapkan teknologi tanam jajar legowo 2.

Kepala Balitbangtan dalam arahannya menyampaikan, bahwa keberhasilan panen padi sepanjang hari padi musim yang biasanya tidak panen salah satunya karena inovasi padi Balitbangtan, contohnya antara lain varietas. Maka pada acara tersebut Ka. Balitbangtan menyerahkan bantuan benih Inpari 30, 31, dan 32 kelas ES dengan jumlah 365 kg kepada kelompok tani Gunung Cariuk Desa Bugel Kec. Tomo.
Inovasi lainnya adalah pengaturan tanam sehingga bisa panen sepanjang musim. Hanya masih ada beberapa inovasi yang dibutuh pada kondisi lahan yang belereng antara lain alat panen (Combine Harvester Mini). Oleh karena itu, Balai Besar Mekanisasi harus bisa menghasilkan alat panen rersebut.

Ka Balitbangtan juga menegaskan bahwa sentuhan inovasi sangat penting baik teknologi, sosial, dan petani sebagai ujung tombak dalam upaya mensukseskan swasembada pangan. Di akhir arahannya Ka. Balitbangtan menyampaikan NKRI harga mati dan Swasembada Pangan juga harga mati.

Panen di hadiri oleh Ka Badan Litbang Pertanian, Ka BB Padi, Ka BB Mektan, Ka BPTP Balitbangtan Jabar, Ka Balai Penelitian Tanah, Kadis Pertanian Kab. Majalengka, Kabid Tanaman Pangan Kab. Majalengka, Pasiter Kodim Majalengka, Babinsa, PPL dan Petani, Kabid Tanaman Pangan Kab. Sumedang, Kepala UPT Kec. Tomo, PPL, Danramil dan Babinsa.

Humas BPTP Balitbangtan Jabar