JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

MAKNA KUNJUNGAN SISWA SMP TERPADU BINA INSAN UNGGUL CIBIRU BAGI TENAGA PERPUSTAKAAN

 

Kegiatan perpustakaan merupakan aktifitas yang berkaitan dengan mengoleksi, mengelola, melestarikan, serta menyajikan atau melayankan karya tulis bahan perpustakaan, baik dalam bentuk tercetak maupun elektronik guna mendukung kegiatan institusi sesuai visi dan misi. Fungsinya untuk menjadi tempat pendidikan, penelitian, pembelajaran dan rekreasi para pengunjung sepanjang hayat. Sejalan dengan konsep tersebut kegiatan taman agro inovasi BPTP Jawa Barat pada hakekatnya memiliki kemiripan. Karena di dalam prakteknya kegiatan taman agro inovasi mengerjakan kegiatan mengumpulkan, menata, memelihara, mengelola tanaman baik untuk pertumbuhan maupun sebagai flasma nutfah. Selanjutnya dikemas untuk disajikan kepada publik. Baik untuk keperluan pendidikan, pembelajaran, penelitian, , atau rekreasi. 

Dr. Muhammad Syakir, M.Sc. Kepala Badan Litbang Pertanian sering mengingatkan bahwa Tanam Agro Inovasi di setiap Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) harus mampu menjadi show window berbagai produk hasil teknologi rakitan Badan Litbang Pertanian. Taman Agro Inovasi BPTP yang ditampilkan harus dapat membumi diketahui dan familier dengan masyarakat serta manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh mereka.

Sejalan dengan amanat Kepala Badan Litbang Pertanian tersebut, pada tanggal 14 September 2016, sebanyak 80 siswa-siswi serta 10 orang pengajar dari SMP Islam Terpadu Bina Insan Unggul (BIU), Cibiru, Bandung datang berkunjung ke BPTP Jawa Barat untuk belajar cara bercocok tanam sayuran secara hidroponik. Kunjungan ini sangat berarti bagi proses pembelajaran kepada generasi usia dini untuk mengetahui pertanian secara langgung. Proses ini mempunyai arti strategis untuk mengatasi kesenjangan pengetahuan dan pengalaman para siswa didik yang jauh dari kegiatan pertanian. Menyambungkan pengetahuan yang didapat di sekolah dengan wujud fisik yang ada di lapangan dapat membangun literasi informasi siswa menjadi paripurna. Pada kesempatan ini materi disampaikan oleh Tenaga teknisi lapangan Bapak Wawan Wahyudin. Metode penyampaian dilakukan secara demontrasi, yaitu dengan cara memperlihatkan berbagai alat yang digunakan serta memperagakan teknik menanam tanaman sistem hidroponik.

Dalam sesi selanjutnya siswa-siswi diberi kesempatan bertanya untuk hal-hal yang belum jelas atau tidak dimengerti. Respon mereka pada sesi ini cukup antusias dan positif. Mereka bertanya dengan cara santai kepada narasumber serta  para pemandu rombongan. Hal ini positif untuk melatih keberanian anak, menyambungkan dunia imajinasi tentang pertanian dengan dunia nyata, dan membangun cinta terhadap lingkungan sejak usia dini.

Perpustakaan BPTP Jawa Barat dalam acara ini urun rembug mendukung lancarnya kegiatan ini. Para petugas dan pengelola perpustakaan berpartisifasi dalam merancang pemanduan rombongan, menjelaskan deskripsi serta filosofi tanaman yang ada di taman agro inovasi BPTP Jawa Barat. Selain itu perpustakaan pun memberikan cindra mata berupa publikasi tercetak kepada rombongan. Cara ini merupakan salah satu proses penyebaran informasi teknologi pertanian dalam bentuk leaflet, juknis, dan brosur kepada calon pengguna. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi bagian rangkaian kegiatan dalam membangun insan pertanian sejak usia dini, serta turut membangun karakter anak bangsa untuk mencintai lingkungan. Semoga menjadi kenyataan…(Setiawan)