JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Kunjungan Mentan Ke Kabupaten Bandung, Jawa Barat “Tingkatkan Produksi Padi”

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman pagi ini, Rabu (20/7/2016) melakukan kunjungan kerja ke lokasi gerakan peningkatan luas tambah tanam dan serapan gabah petani di Kelompok Tani Sabilulungan, Desa Jatisari, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung. Acara dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Penanggung Jawab UPSUS Provinsi Jawa Barat, BPTP Jawa Barat, Kasdam III Siliwangi, Kepala Badan Karantina, Wakil Bupati Kab. Bandung, dan Direktur Pemasaran Bulog.

Kunjungan Menteri diawali dengan menyaksikan tanam padi menggunakan Indo Jarwo Transplanter dan panen dengan Combine Harvester pada varietas Sintanur dengan hasil ubinan 8,8 ton/ha Gabah Kering Panen. Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa untuk meningkatkan luas tanam dan produksi padi perlu kesiapan dengan akan beroperasinya waduk Jatigede. Produksi padi pada tahun 2015, Jawa Barat hanya mampu menjadi unggulan kedua setelah Jawa Timur akibat terkena imbas El Nino, namun memiliki provitas lebih tinggi daripada Jawa Timur. Dengan adanya La Nina atau kemarau basah dan operasionalisasi waduk Jatigede, maka terjadi percepatan luas tambah tanam melalui program UPSUS dan peningkatan produktivitas, sehingga produksi padi Jawa Barat tahun 2016 meningkatkan dan harus mengungguli Jawa Timur.

Mentan, menyatakan bahwa Kementan hadir untuk menjaga kestabilan produksi pangan melalui gerakan pemerataan produksi tiap bulan sehingga dapat menahan laju impor. Hal tersebut bisa dilihat kinerja beberapa komoditas strategis seperti bawang merah yang sudah bisa ekspor dan penurunan impor jagung sebesar 40%. “Selain dari berbagai kebijakan dan bantuan yang diberikan, hal tersebut juga ditunjang pendampingan penerapan teknologi seperti teknologi produksi bawang merah off season” ujarnya.

Mentan menegaskan bahwa Propinsi Jawa Barat merupakan penopang kebutuhan pangan untuk warga DKI Jakarta disamping Banten dan Lampung karena daerah tersebut adalah provinsi yang paling dekat dengan DKI Jakarta.  Provinsi Jawa Barat disamping memiliki produksi yang melimpah dengan ongkos distribusi murah karena dekat dengan Jakarta dibandingkan propinsi lain.

Pada kesempatan tersebut, Mentan juga memberikan bantuan secara secara simbolik kepada beberapa kelompok tani di Kab. Bandung alsintan berupa traktor roda 2, motor roda 3, pompa air, sarana pengendalian OPT dan inkubator. Mentan juga berkesempatan melakukan dialog interaktif dengan petani. Beliau merasa bangga karena tidak hanya mendengar keluh kesah petani, tetapi juga mendengarkan kisah sukses dari salah seorang petani.