JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca, Kapan….?

Membaca menjadi aspek penting dalam kehidupan manusia. Karena kegiatan membaca menjadi kebutuhan intelektual dan psikologis manusia. Media baca hakekatnya sudah dikenal sejak jaman pra sejarah. Kegiatan ini sudah ada sejak manusia menggunakan media tulis berupa bebatuan, pelepah-pelepah pohon, dedaunan, tulisan di lembaran kertas, percetakan, hingga media digital. Media baca elektronik saat ini merupakan hasil metaformosis dari peradaban jaman sebelumnya.

Pemaknaan simbol (hurup) menjadi informasi merupakan esensi dari kegiatan membaca. Informasi-informasi yang tersusun secara logis, aktual, dan sistematis dari bahan yang dibaca akan membentuk  pengetahuan. Oleh karena itu orang yang berminat kuat  membaca cenderung punya perbendaharaan ilmu dan pengetahuan tinggi. Para pecinta ilmu dan pengetahuan ini harus dipasilitasi dan didukung, karena sangat dibutuhkan dalam pembanguan bangsa di segala bidang.

Minat baca bagi suatu bangsa mencerminkan tingkat kemajuan bangsa bersangkutan. Pemerintah melalui Menteri Koordinator Kesejahteraan Masyarakat, Bapak Agung Laksono pada tanggal 25 Otober 2001 menetapkan sebagai “Hari Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca”. Sumberdaya manusia agar mampu berpartisifasi sesuai tuntutan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, harus gemar untuk membaca. Sehingga informasi berbagai ilmu dan pengetahuan yang masih tersimpan dalam rak atau file, dapat terberdayakan menjadi karya secara nyata.

25 Oktober menjadi Hari Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca. Artinya, bagaimana pada tanggal tersebut dapat menjadi momentum untuk membangkitkan minat masyarakat untuk membaca. Membangun minat baca anggota masyarakat dalam jumlah banyak dan jangkauan yang luas tentu tidak mudah. Karena minat baca akan dapat tercipta apabila anggota masyarakat memiliki kepentingan terhadap informasi tersebut serta bahan bacaan yang dibutuhkan dapat tersedia. BPTP Jawa Barat merupakan unit kerja di bawah Badan Litbang Pertanian. Tugas pokoknya antara lain merancang model spesifik lokasi serta mendiseminasikan teknologi hasil invensi dan inovasi Badan Litbang Pertanian ke masyarkat luas. SDM BPTP Jawa Barat dalam menjalankan tugasnya tidak dapat lepas dari bahan bacaan. Perpustakaan BPTP Jawa Barat dalam rangka mendukung ketersediaan bahan baca dan mendorong minat baca institusi setempat, berupaya menyediakan buku-buku baru serta menyebarkan informasi buku, artikel jurnal atau buletin melalui corner library dan WA Jabar Com. Selain itu Petugas perpustakaan berupaya selalu siap siaga memberikan layanan sirkulasi kepada pengguna di ruangan Perpustakaan BPTP Jawa Barat. Semoga melalui layanan ini minat baca di BPTP Jawa Barat tetap terjaga. (Setiawan)