JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Rangkaian kunjungan tim Bank Dunia dan tim SMARTD

Setelah dilakukan diskusi dengan peneliti dan penyuluh BPTP Jabar yang terlibat kegiatan SMARTD, keesokan harinya, hari Jumat, 5 Oktober 2019, Tim SMARTD dan Tim Bank Dunia melanjutkan kunjungannya ke salah satu kegiatan penelitian yang didanai oleh SMARTD yaitu model integrasi sayuran dataran tinggi dan ternak di lahan dataran tinggi kab Bandung m-P2BBI. Kegiatan ini telah berlangsung tahun 2014-2015 yang berlokasi di Kec. Pangalengan, Kab. Bandung. Tim bank Dunia terdiri dari Mr. Norman Messer dan Mrs. Anne Ckestele didampingi ibu Mariam. Tim SMARTD terdiri dari ibu Vyta dari BP2TP, ibu Tini dari BB Padi, dan pak Eko dan pak Imam dari Puslitbangtan.

Sebelumnya tim mengunjungi Dinas Pertanian Kab. Bandung yang disambut oleh Kabid Peternakan, dan staf. Dr. Meksy Dianawati, selaku penanggung jawab kegiatan M-P2BBI menyampaikan maksud kunjungan Tim Bank Dunia dan Tim SMARTD. Ir. Hera Hendrawan menyampaikan bahwa kegiatan m-P2BBI sangat membantu meningkatkan pemahaman petugas dan peternak tentang teknologi pakan lengkap, pengolahan limbah, dan biogas. Mereka berharap kegiatan seperti ini terus ada karena sangat bermanfaat dalam hal inovasi teknologi terutama pakan ternak.

Selanjutnya tim mengunjungi kelompok binaan BPTP Jawa Barat yaitu kelompok ternak 28 Sukamenak. Kelompok ini telah menerapkan dan mengembangkan hasil kegiatan MP2BBI. Salah satu teknologi hasil kajiannya yaitu teknologi pakan lengkap yang dirasakan oleh kelompok sangat bermanfaat karena dapat meningkatkan produksi susu dan menurunkan biaya pakan ternak, terutama di saat musim kemarau. Saat ini biogas juga terus berkembang dari 52 unit sekarang menjadi 78 unit. Pada tahun ini akan bertambah 100 unit lagi bekerjasama dengan Dinas ESDM, Dinas Pertanian, dan PT. Biru. Adanya biogas menyebabkan peternak tidak perlu membeli gas, sehingga dapat mengurangi subsidi pemerintah. Teknologi pengolahan limbah biogas dari BPTP Jabar juga sangat dirasakan bermanfaat. Oleh karena itu kelompok sangat mengharapkan bimbingan inovasi teknologi ternak agar dapat meningkatkan produksi dan pendapatan peternak.