JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Kunjungan Tim Misi Bank Dunia Dan Tim Manajemen SMARTD

Guna mengevaluasi dampak kegiatan proyek SMARTD (Sustainable Management of Agricultural Research and Technology Development) Project, Tim Misi Bank Dunia dan Tim Manajemen SMARTD melakukan kunjungan ke BPTP Jabar pada Kamis (03/10/19).

SMARTD Project merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kapasitas institusi untuk mengembangkan dan mendiseminasikan teknologi inovatif yang dibutuhkan masyarakat. Project ini telah diimplementasikan di Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian, termasuk Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Barat (BPTP Jabar). Setelah Project ini berakhir, tentu dibutuhkan evaluasi guna memastikan bahwa Project ini benar-benar diimplementasikan dan memberikan dampak bagi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, produksi komoditas pertanian dan penderasan informasi teknologi kepada masyarakat.

Tim Bank dunia yang terdiri atas Mr. Norman Messar dan Mrs. Anne Ckastele merupakan pakar ekonomi dan pertanian di FAO ROME yang diminta oleh Bank Dunia untuk mewakili lembaga Internasional ini dalam melakukan review SMARTD Project di lingkup Balitbangtan. Didampingi oleh Ibu Mariam Rikhara dan management SMARTD Balitbangtan, tim disambut hangat oleh Ka TU BPTP Jabar, Yayat, SE dan para peneliti yang terlibat dalam SMRTD Project.

Dr. Meksy Dianawati, peneliti BPTP Jabar, berkesempatan untuk memaparkan kegiatan SMARTD Project yang diterapkan di BPTP Jabar. BPTP Jabar mendapatkan kegiatan penelitian dan pengembangan, infrastruktur, dan peningkatan sumberdaya manusia. Terdapat 13 kegiatan penelitan dan pengembangan sejak tahun 2013 hingga 2018. Dari komponen infrastruktur, diperoleh peralatan untuk melengkapi alat test mutu benih di tahun 2018 dan 2019. Untuk peningkatan sumberdaya manusia, terdapat 4 orang peneliti yang telah menyelesaikan master di berbagai negara, 1 orang peneliti sedang menyelesaikan Phd-nya di New Zealand, dan 1 orang peneliti mendapatkan training internasional di Belanda. Diseminasi Teknologi menjadi hal utama yang dilakukan, pendekatan terhadap petani melalui beragam Bimbingan Teknis diberikan, tak hanya itu turut disampaikan pula hasil analisis ekonomi dari kegiatan yang dilakukan.

Meskipun masih dibutuhkan tambahan kelengkapan data, namun Tim Bank dunia dan management SMARTD mengapresiasi laporan yang diberikan. Dialog berlanjut dengan sesi tanya jawab, dan dapat disimpulkan bahwa pengalaman menjalankan SMARTD project menjadi bekal untuk terus melakukan kegiatan Pertanian yang berdampak bagi masyarakat dan petani khususnya.