Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
e-Product
Katam
Bank Padi
Layanan Online Alsintan
Web Visitors

Galeri Teknologi

Video Lainnya...

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini32
mod_vvisit_counterKemarin322
mod_vvisit_counterMinggu Ini32
mod_vvisit_counterMinggu Lalu2493
mod_vvisit_counterBulan Ini9884
mod_vvisit_counterBulan Lalu11562
mod_vvisit_counterSeluruhnya523932

Jajak Pendapat

Pendapat Anda tentang Website ini?

WORKSHOP PERCEPATAN PENERAPAN TEKNOLOGI TEBU TERPADU MENDUKUNG SWASEMBADA GULA NASIONAL

Workshop merupakan salah satu media dalam diseminasi teknologi informasi.  Workshop Percepatan penerapan teknologi tebu terpadu mendukung swasembada gula nasional bertujuan untuk menyampaikan hasil k...
Selengkapnya...

KUNJUNGAN PESERTA PROGRAM “KAMPUNG BERKEBUN” KECAMATAN ASTANA ANYAR KOTA BANDUNG

Pemanfaatan lahan pekarangan yang diinisiasi oleh Badan Litbang Pertanian, Kementeriaan Pertanian melalui Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL), yang salah satunya dilaksanakan di Kota Bandung, ...
Selengkapnya...

SOSIALISASI BIO-INDUSTRI

Sosialisasi Bio-Industri dari Tim BBP2TP dikoordinir oleh Bapak Rahmat H. dilaksanakan pada tanggal 3 November 2014 di AULA BPTP Jawa Barat. ...
Selengkapnya...

LOKAKARYA PENINGKATAN KAPASITAS PENJARINGAN PELAKU INOVASI TEKNOLOGI PTT PADI

Hasil penelitian dan pengkajian (litkaji) serta kegiatan diseminasi inovasi merupakan rangkaian kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan penciptaan inovasi. Hasil litkaji (teknologi, data da...
Selengkapnya...

MODEL PENGEMBANGAN PERTANIAN PERDESAAN MELALUI INOVASI (M-P3MI)

Persiapan temulapang dan pengambilan gambar untuk video display didahului dengan melakukan diskusi dengan kepala OPD di Kabupaten Majalengka, hasilnya adalah sbb. : Pernyataan Kepala BP4K Kabupaten...
Selengkapnya...

PENCANANGAN GERAKAN PERCEPATAN TANAM MENDUKUNG PROGRAM P2BN DI KECAMATAN SUKARESIK KABUPATEN TASIKMALAYA

Jawa Barat merupakan salah satu provinsi penyumbang beras nasional terbesar di Indonesia. Pada tahun 2014,  kontribusi Provinsi Jawa Barat hampir sekitar 30% dan melampaui target yang telah ditetapka...
Selengkapnya...

WORKSHOP KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN DI JAWA BARAT

Workshop Kerjasama kegiatan penelitian dan pengembangan pertanian  Jawa Barat, di Hotel Radiant – Lembang, 23-24 September 2014. Workshop Kerjasama kegiatan penelitian dan pengembangan pertanian d...
Selengkapnya...

PANEN RAYA KEDELAI DI INDRAMAYU

Sasaran program Perluasan Areal Tanam (PAT) kedelai di Kabupaten Indramayu pada tahun 2014 seluas 17.400 ha yang tersebar di berbagai kecamatan. Kecamatan Gantar merupakan kecamatan yang mendapat p...
Selengkapnya...

SEMINAR TENGAH TAHUN 2014 BPTP JAWA BARAT

Seminar Tengah Tahun 2014 BPTP JAWA BARAT yang dilaksanakan Tanggal 10-12 September 2014 bertempat di AULA BPTP JAWA BARAT dihadiri para LO dan Penanggung Jawab Kegiatan TA. 2014, dan dibuka Kepala...
Selengkapnya...

Rapat Koordinasi P2BN Provinsi Jawa Barat Wilayah III

Rapat Koordinasi P2BN Jawa Barat Wilayah III diselenggarakan pada hari Jumat, 12 September 2014 di Kabupaten Cirebon. Rapat dihadiri oleh Direktorat Budidaya Serealia (Sekretariat P2BN), Dinas Pert...
Selengkapnya...

Rapat Koordinasi P2BN Provinsi Jawa Barat Wilayah II

Rapat Koordinasi P2BN Jawa Barat Wilayah II di selenggarakan pada hari Rabu, 10 September 2014 di Ciater SPA dan Resort. Rapat dihadiri oleh Direktur Budidaya Serealia yang diwakili Sekretariat P2BN, ...
Selengkapnya...

KUNJUNGAN KERJA WAMENTAN DAN KEPALA BADAN LITBANG PERTANIAN KE GAPOKTAN SIMPATIK (EKSPORTIR PADI ORGANIK) DI KABUPATEN TASIKMALAYA

Pada hari Sabtu, tanggal 6 September 2014, Wakil Menteri Pertanian, Bpk. Dr. Rusman Heryawan melakukan kunjungan kerja ke Gapoktan Simpatik di Kampung Cidahu, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabu...
Selengkapnya...

Display Penerapan Teknologi PTT Kedelai di Kabupaten Garut

Salah satu kabupaten yang berpotensi untuk pengembangan kedelai adalah Kabupaten Garut. Menurut data dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat, pada tahun 2013 luas panen kedelai di Kabu...
Selengkapnya...

IBU-IBU SIKIB PANEN SAYURAN DI PONPES YASFI

Dalam rangka memeriahkan peringatan hari perumahan rakyat (Hapernas), Kementerian Perumahan Rakyat pada hari rabu tanggal 3 September 2014 menyelenggarakan berbagai acara di lingkungan Pondok Pesantre...
Selengkapnya...

SOSIALISASI KRPL KEPADA ANGGOTA BHAYANGKARI POLRES CIANJUR

Sosialisasi KRPL kepada anggota Bhayangkari Polres Kabupaten Cianjur dilakukan di Balai Penelitian Tanaman Hias  Segunung Cipanas Cianjur pada hari selasa tanggal 26 Agustus 2014. Dalam upaya mening...
Selengkapnya...

SENTRA KEDELAI DI KABUPATEN INDRAMAYU

Sudah sejak lama Indramayu dikenal sebagai salah satu kabupaten lumbung beras bagi Provinsi Jawa Barat. Namun dibalik semua itu, ternyata Kabupaten Indramayu juga memiliki wilayah yang mampu berperan ...
Selengkapnya...

TEMU LAPANG PANEN DISPLAY VARITAS PADA KEGIATAN PENDAMPINGAN TEKNOLOGI PTT PADI SAWAH DI KABUPATEN BEKASI JAWA BARAT

Temu Lapang dan Panen Display Varitas kegiatan Pendampingan Teknologi PTT Padi Sawah telah dilaksanakan Hari Rabu tanggal 27 Agustus 2014 di Desa karang Mekar Kecamatan Kedung Waringin Kabupaten Bekas...
Selengkapnya...

SEMINAR NASIONAL 2014

Tema : "AGRO INOVASI BERBASIS SUMBERDAYA LOKAL DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DAN PETANI" Seminar nasional dengan tema Bulan Bakti Inovasi, “Agro inovasi kreativitas tiada henti un...
Selengkapnya...

KUNJUNGAN KERJA DIRJEN TANAMAN PANGAN KE KECAMATAN LOHBENER, KABUPATEN INDRAMAYU

Pada hari Jumat, 15 Agustus 2014, Bapak Plt. Dirjen Tanaman Pangan (Dr. Haryono) melakukan kunjungan kerja ke blok Buyut Anjing Jangkung, Desa Kiajaran Kulon,  Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu...
Selengkapnya...

Info Teknologi

REKOMENDASI TEKNOLOGI

article thumbnail

A. INFORMASI UMUM 1. Tujuan:Untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani
2. Sasaran Pengguna:Petani tanaman pangan di lahan sawah (sentra kedelei)
3. Skala usaha yang didukung Teknologi ini [ ... ]


LEGOWO 2:1

article thumbnail

PEMASYARAKATAN TANAM PADI JAJAR LEGOWO 2:1 DI JAWA BARAT Oleh: Nana Sutrisna dan Nandang Sunandar, Peneliti BPTP Jawa Barat, Jl. Kayuambon No. 80 Lembang, Bandung Tanam Padi Jajar Legowo Bebe [ ... ]


SORGUM

article thumbnail

SORGUM UNTUK PENGANEKARAGAMAN PANGAN Oleh: Dr. Ir. Nana Sutrisna, MP Fokus pembangunan pertanian untuk ketahanan pangan yang bertumpu pada beras, telah menyebabkan ketergantungan yang sangat ting [ ... ]


Pengendalian Penyakit Akar Ganda pada Kubis

article thumbnail

Penyakit akar gada yang disebabkan oleh Plasmodiophora brassicae Wor. merupakan salah satu penyakit tular tanah yang sangat penting pada tanaman di seluruh dunia (Karling, 1968; Voorrips [ ... ]


Teknologi Lainnya ...
PERTEMUAN KOORDINASI DALAM RANGKA PENINGKATAN KAPASITAS PETUGAS PENANGKAR BENIH PADI MENDUKUNG P2BN DAN SWASEMBADA DI JAWA BARAT
Berita
Oleh Bambang Unggul PS   
Selasa, 20 November 2012 10:45

Pertemuan koordinasi petugas penangkar benih diikuti 57 orang terdiri atas: penangkar , Kontak Tani Andalan (KTNA), dan dinas/instansi terkait. Pertemuan dilaksanakan selama 2 hari pada tgl 13-14 November 2014. Tujuan pertemuan koordinasi adalah meningkatkan kapasitas petugas penangkar benih padi mendukung P2BN dan Swasembada di Jawa Barat. Acara dibuka oleh Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP), Bapak Dr. Ir. Kasdi Subagyono, M.Sc. mewakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Hasil pertemuan menghasilkan rumusan sebagai berikut:

  1. Tidak dapat dipungkiri, pencapaian produksi tanaman pangan khususnya beras di Provinsi Jawa Barat yang setiap tahun selalu surplus dan menjadi penyumbang beras nasional (>17 %) tidak terlepas dari adanya peran benih unggul baru bermutu. Hasil penelitian menunjukkan, komponen teknologi benih unggul baru bermutu pada PTT memberikan kontribusi terhadap produktivitas padi sekitar >20%. Demikian juga pada tanaman Jagung dan Kedelai sangat besar pengaruhnya terhadap produktivitas.
  2. Namun demikian, permasalahan yang muncul terkait dengan penyediaan benih unggul bermutu adalah  belum tertanganinya secara optimal 'enam syarat tepat' (tepat varietas, jumlah, lokasi, mutu, waktu dan harga) bagi petani.
  3. Hal ini antara lain disebabkan kesinambungan alur perbanyakan benih belum berjalan secara optimal. Kesinambungan alur perbanyakan benih tersebut sangat berpengaruh terhadap ketersediaan benih sumber yang sesuai dengan kebutuhan produsen/penangkar benih dan menentukan proses produksi benih sebar. Kelancaran alur perbanyakan benih juga sangat menentukan kecepatan penyebaran varietas unggul baru (VUB) kepada petani.
  4. Oleh karena itu, Badan Litbang Pertanian merespon dengan penetapan Pedoman Umum Pengelolaan Benih Sumber Tanaman pada tahun 2003 melalui Surat Keputusan Kepala Badan Litbang Pertanian No. OT.210.69.2003. Implementasi dari SK tersebut ditindaklanjuti dengan pembentukan Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) di beberapa UPT lingkup Badan Litbang Pertanian termasuk di BPTP Jawa Barat.
  5. Ruang lingkup pengelola benih sumber tanaman meliputi:
    • Kelembagaan yang bertugas untuk mengelola benih sumber tanaman meliputi: perencanaan, produksi, pengolahan, pengemasan, penyimpanan, dan pemasaran.
    • Sistem pengelolaan benih sumber.
    • Sistem Sertifikasi
    • Sistem informasi.
  6. UPBS BPTP Jawa Barat sudah berjalan sejak tahun 2006, namun kapasitasnya belum mampu memenuhi kebutuhan produsen benih sebar (penangkar). Oleh karena itu, penyediaan benih sumber harus ditingkatkan menjadi Logistik Benih, sehingga mampu memenuhi kebutuhan produsen benih sebar.
  7. Tidak menutup kemungkinan juga UPBS dapat membantu penyediaan benih sebar dengan tujuan: (1) penguatan penangkar benih lokal, (2) pencapaian target produksi (ketersediaan benih mencukupi kebutuhan), (3) menjaga kualitas benih, dan (4) penerapan teknologi benih dan penggunaan VUB.
  8. Untuk dapat mencapai itu perlu dibangun (1) model produksi benih sesuai perubahan lingkungan strategis saat ini dan (2) implementasi mekanisme program benih subsidi melalui pemberdayaan penangkar benih.
  9. Model mekanisme produksi dan pemasaran benih sebagai berikut:

eksisting

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com